Apa yang Berubah, Apa yang Hilang, dan Apa yang Sedang Naik Daun?
Industri kuliner selalu bergerak cepat mengikuti budaya, teknologi, dan perilaku konsumen. Kini, memasuki 2025, banyak pelaku usaha mulai mengevaluasi perubahan pola konsumsi pelanggan dibandingkan tahun 2024 bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga untuk mengambil peluang lebih besar.
Sebagian tren lama masih bertahan, sebagian lainnya memudar, dan sebagian berkembang menjadi bentuk baru yang lebih relevan dengan gaya hidup konsumen saat ini.
Flashback: Tren F&B 2024
Tahun 2024 diwarnai dengan beberapa highlight besar dalam dunia kuliner Indonesia:
✔️ Kuliner Asia mendominasi terutama Jepang, Korea, dan Chinese street food
✔️ Minuman creamy dan dessert viral (brown sugar, pandan latte, matcha premium)
✔️ Healthy lifestyle food mulai naik low-calorie, plant-based, infused water
✔️ Bumbu instan dan ready-to-cook booming karena life-style praktis
✔️ Frozen food semakin diterima sebagai makanan harian
Secara garis besar, 2024 adalah masa transisi antara convenience food dan personalized taste.
Tren F&B 2025: Apa yang Berubah?
Masuk 2025, karakter konsumsi semakin matang, selektif, dan berbasis value not hype.
Beberapa perubahan utama:
1️ Dari Viral Food ke Value-Based Food
2024: “Aku pengen coba karena viral.”
2025: “Aku beli karena rasanya konsisten dan worth it.”
Pelanggan tidak lagi sekadar mengejar tren sesaat, tetapi mencari F&B yang:
- stabil rasa dan porsi
- mudah repeat order
- punya konsep yang jelas
2️ Premiumisasi Bahan Baku
Masyarakat makin sadar: rasa terbaik datang dari bahan baku terbaik.
Kategori yang semakin naik di 2025:
- seafood premium
- dairy dan butter import
- mie artisan
- saus autentik Asia (Korea, Jepang, Thailand, Sichuan)
3️ Hybrid Food & Cultural Fusion
Jika 2024 banyak restoran copy-paste brand Korea atau Jepang, di 2025 para pelaku kuliner mulai berani menciptakan:
- Korean mie goreng fusion
- Western × Asian sauce experiment
- Indonesian comfort food upgrade
4️ Plant-Based Masih Ada, Tapi Lebih Spesifik
Bukan sekadar “vegan”, tetapi fokus pada:
- gluten-free
- low-carb menu
- allergen-friendly menu
Segmentasinya lebih niche tetapi loyal.
5 Automation dan Supplier Digital
Cara bisnis order bahan baku berubah: lebih terencana, berbasis sistem, dan terjadwal.
Peran Supplier dalam Perubahan Tren Pasar
Dengan cepatnya perubahan selera pasar, pelaku usaha kuliner membutuhkan partner supply chain yang:
- fleksibel
- stabil stoknya
- menyediakan banyak brand dalam kategori berbeda
- mampu membantu adaptasi tren
Di sini, CV Marodan Pangan Sentosa hadir sebagai supplier yang dapat menjembatani kebutuhan bisnis F&B baik di 2024 maupun 2025.
Bukan sekadar tempat membeli bahan makanan, tetapi mitra pertumbuhan bisnis.
Keunggulan Marodan yang relevan dengan tren 2025:
- Pilihan brand lengkap (premium, ekonomis, hingga kategori viral market)
- Sistem pemesanan yang mudah dan repeat order yang stabil
- Ketersediaan frozen food, mie, minuman, bumbu Asia, bahan dessert, hingga processed meat
- Stok terjamin untuk kebutuhan musiman dan long-term growth
Dengan dukungan supplier yang tepat, pelaku usaha tidak perlu panik menghadapi perubahan tren justru bisa lebih cepat beradaptasi dan menciptakan inovasi menu baru.
Jika 2024 adalah era eksplorasi tren, maka 2025 adalah era konsolidasi dan eksekusi yang lebih strategis.
- Yang bertahan bukan yang viral tetapi yang konsisten.
- Yang berkembang bukan yang ikut tren tetapi yang membaca tren lebih cepat.
Dan dalam proses itu, memiliki supplier handal seperti CV Marodan Pangan Sentosa dapat menjadi fondasi penting dalam perjalanan bisnis kuliner agar tetap relevan, siap, dan maju mengikuti perubahan pasar.


No responses yet