Mengenal Tren Minuman dan Makanan Dingin untuk Cuaca Panas

Saat suhu mulai naik, preferensi konsumen pun ikut berubah. Menu hangat dan berat mulai tergantikan oleh pilihan yang lebih segar, ringan, dan menyegarkan. Bagi pemilik cafe atau restoran, ini adalah momentum yang tepat untuk menyusun ulang menu dan menghadirkan sajian dingin yang sesuai dengan selera konsumen saat cuaca panas.

Tidak hanya mengikuti musim, menyesuaikan menu juga bisa menjadi strategi marketing yang efektif. Menu musiman terbukti mampu menarik perhatian pelanggan, menciptakan pengalaman yang relevan, dan meningkatkan daya saing bisnis kuliner.

Berikut ini adalah tren minuman dan makanan dingin yang layak dicoba, serta beberapa tips untuk mengembangkannya di bisnis Anda:

1. Minuman Segar dengan Sentuhan Buah Asli

Minuman berbasis buah selalu jadi favorit saat cuaca panas. Namun kini tren berkembang, konsumen mencari sesuatu yang lebih alami dan tidak terlalu manis.

Ide menu:

  • Infused water dengan potongan buah segar dan daun mint
  • Es teh lemon atau lychee dengan real fruit topping
  • Mocktail buah tropis (mangga, nanas, markisa)
  • Yoghurt drink dingin dengan topping granola

Tips: Gunakan sirup berkualitas atau puree buah asli. Konsumen makin peduli dengan bahan yang lebih sehat dan tidak terlalu artifisial.

2. Dessert Dingin yang Instagramable

Saat suhu panas, camilan dingin seperti puding susu, es krim artisan, dan dessert dalam jar sangat diminati. Bentuk penyajian yang menarik juga menjadi poin penting,  pelanggan senang berbagi foto dessert cantik di media sosial.

Ide menu:

  • Puding susu dengan topping buah tropis
  • Dessert box dengan layer sponge, krim, dan saus
  • Soft serve dengan pilihan saus kekinian seperti matcha, boba, atau cokelat leleh

Tips: Gunakan packaging transparan atau media penyajian estetik yang cocok difoto untuk Instagram.

3. Cold Brew dan Iced Beverage yang Tetap Premium

Tren kopi dingin tetap tinggi, terutama dengan metode seperti cold brew, kopi susu gula aren, dan espresso tonic. Variasi seperti salted caramel iced latte atau coconut coffee juga mulai populer.

Ide menu:

  • Kopi susu pandan
  • Es kopi kelapa
  • Es matcha oatmilk

Tips: Tampilkan minuman berlapis warna yang visualnya menggoda. Gunakan es batu bening dan gelas tinggi untuk efek maksimal.

4. Makanan Ringan dan Dingin: Tetap Lezat Tanpa Berat

Untuk makanan, tren bergerak ke arah light meals atau makanan ringan tapi tetap mengenyangkan. Salad dengan dressing segar, sandwich dingin, hingga rice bowl dengan topping yang tidak berminyak menjadi favorit.

Ide menu:

  • Salad ayam atau tuna dengan dressing jeruk nipis
  • Cold soba atau noodle salad
  • Rice bowl ayam panggang dengan sambal matah dingin

Tips: Gunakan saus atau mayonaise yang menyegarkan seperti Mamayo untuk menciptakan rasa creamy tanpa terlalu berat.

5. Tambahkan Menu Musiman Sebagai Limited Offer

Buat menu spesial yang hanya tersedia saat cuaca panas. Strategi ini tidak hanya membuat pelanggan penasaran, tetapi juga mendorong mereka untuk segera mencoba sebelum kehabisan waktu.

salah satunya adalah menu PeachGum yang segar dan menyehatkan. Saat cuaca mulai panas, konsumen tidak hanya mencari minuman dingin yang menyegarkan, tetapi juga yang menyehatkan dan tampil menarik untuk difoto. Inilah mengapa PeachGum dari Momoto mulai banyak dilirik oleh pelaku bisnis kuliner.

PeachGum merupakan resin alami dari pohon persik yang dikenal kaya kolagen nabati dan sering digunakan dalam sajian tradisional Asia. Ketika disajikan sebagai minuman dingin, teksturnya yang kenyal dan ringan memberikan sensasi unik sekaligus menyenangkan di lidah. Dipadukan dengan bahan-bahan seperti buah kering, longan, atau kurma merah, PeachGum menjadi menu yang bukan hanya menyegarkan tetapi juga memiliki nilai kesehatan.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *